Kawasan Soloraya terhitung ada 6
pabrik gula yang masih aktif produksi maupun yang sudah tidak beroperasi.
Pabrik gula tersebut meliputi pabrik gula Mojo Sragen, pabrik gula Kedung
Banteng Sragen, pabrik gula Tasikmadu Karanganyar, pabrik gula Colomadu Karanganyar,
pabrik gula Gondang Baru Klaten, pabrik gula Gembongan Kartasura Sukoharjo.
Pabrik gula yang telah lama tidak
beroperasi kini diubah menjadi suatu destinasi wisata yang kekinian. Pabrik
gula yang mengalami transformasi antara lain pabrik gula Colomadu Karanganyar,
pabrik gula Gondang Baru Klaten, pabrik gula Gembongan Kartasura Sukoharjo.
Pabrik gula (PG) Colomadu
terletak di Karanganyar, Jawa Tengah. Didirikan pada tahun 1861 pada masa
Sultan Mangkunegaran IV. Pada tahun 1998, PT Perkebunan
Nusantara (PTPN)-IX yang merupakan pengelola pabrik gula telah menutup
operasional pabrik sehingga bangunan ini tidak difungsikan lagi. Padahal semasa
beroperasi, bangunan yang berusia sudah lebih dari 100 tahun tersebut memiliki
fungsi penting sehingga tidak heran jika ditetapkan menjadi salah satu warisan
cagar budaya terpenting di Karanganyar, Jawa Tengah.
“Selama operasional pabrik
berhenti, PG Colomadu tidak terurus dan kondisinya mengalami kemerosotan akibat
terbengkalai”, ujar Andi, satpam De Tjolomadoe. Semak belukar dan pohon liar
tumbuh mendominasi seluruh area pabrik. Kemudian PG Colomadu kini telah
direnovasi menjadi tempat wisata yang kekinian. De Tjolomadoe namanya. Tempat
tersebut menjadi sebuah destinasi wisata heritage sebagai pusat
kebudayaan.
Selain PG Colomadu, PG Gembongan
atau biasa disebut PG Kartasura juga mengalami transformasi. “Pabrik Gula
peninggalan zaman Kolonial Belanda ini luasnya sekitar 2,2 hektare itu berdiri
pada 1892” ujar Widodo, juru jaga PG Gembongan . Bangunan itu dilengkapi
cerobong asap setinggi lebih dari 25 meter yang menjadi keunikan dan memiliki
nilai histori yang tinggi.
PG Gembongan telah lama berhenti
beroperasi. Kondisi yang tampak dari luar yakni hanya bangunan tua yang yang
kosong dan sepi dipenuhi belukar. Tembok-tembok yang catnya sudah terkelupas,
besi yang penuh dengan karat juga menjadi pemandangan ketika menengok PG
tersebut. Pada tahun 2018 dilakukan revitalisasi menjadi tempat wisata.
Kompleks bangunan bekas PG Gembongan diubah menjadi lokasi destinasi wisata
heritage baru di Soloraya.
Ada satu lagi PG yang mengalami
transformasi di area Soloraya, yakni PG Gondang, Klaten. Pabrik Gula Gondang
Baru Klaten, termasuk dalam wilayah Desa Gondang Baru, Kecamatan Jogonalan,
Kabupaten Klaten. Setelah mengalami transformasi Pabrik gula Gondang, Klaten
menjadi museum Gula Jawa tengah.
Di dalamnya terdapat peralatan
dari pabrik gula, serta beberapa foto penunjang. Foto-foto penunjang, antara
lain: foto pabrik gula lama, foto upacara giling pertama, tiruan visualisasi
ruang administrasi lama dan lain-lain. “Pendirian Museum Gula Jawa Tengah
dilandasi oleh pertimbangan bahwa perkembangan industri sebagai data untuk
pengembangan lebih lanjut”, ujar Danu . Gagasan pertama dimulculkan oleh
Gubernur Propinsi Jawa Tengah yang kala itu dijabat oleh Bapak Soepardjo
Roestam dengan dukungan penuh dari direktur utama PTP. XV – XVI (persero).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar